www.lagonlon.com
 



Tata nama senyawa (ionik)

Dalam tutorial ini kita akan membahas cara memberi nama senyawa yang terbentuk dari ikatan ionik. Pembahasan dibatasi pada senyawa berikatan ionik yang terbentuk dari unsur-unsur golongan utama (golongan A). Untuk senyawa berikatan ionik yang melibatkan unsur golongan transisi (B), akan kita bahas dalam tata nama senyawa (redoks).


Materi prasyarat

Materi yang harus dipahami terlebih dahulu:
Mengenal unsur golongan utama.
Cara atom mencapai kestabilan.

Ikatan ionik

Ikatan ionik adalah ikatan yang terbentuk antara unsur logam (sebagai ion positif) dengan unsur non logam (sebagai ion negatif). Ikatan ionik terbentuk karena adanya upaya unsur/atom untuk mencapai kestabilan. Mekanisme pembentukan adalah sebagai berikut:

  • Unsur logam melepaskan elektron membentuk ion positif,
  • elektron yang dilepas ditangkap oleh unsur non logam membentuk ion negatif
  • Ion positif dan negatif akan tarik-menarik (melekat) membentuk suatu senyawa.

Tata nama senyawa berikatan ionik

Pemberian nama untuk senyawa ionik (menurut IUPAC) adalah penggabungan antara nama ion positif dan ion negatif. Jumlah atom dalam senyawa tidak dihitung (tanpa menggunakan awalan mono-, di-, tri-, dst.).

Nama senyawa berikatan ionik = nama ion positif + nama ion negatif
(tanpa menggunakan awalan mono-, di-, tri-, dst)

Dalam tabel berikut disajikan beberapa nama ion positif dan negatif monoatomik dari unsur golongan A:

Ion positif (Kation)
IonNama
Li+litium
Na+natrium
K+kalium
Rb+rubidium
Be2+berilium
Mg2+magnesium
Ca2+kalsium
Sr2+srontium
Ba2+barium
Al3+aluminium
Ion negatif (Anion)
IonNama
N3-nitrida
O2-oksida
S2-sulfida
F-fluorida
Cl-klorida
Br-bromida
I-iodida/yodida

catatan:
Ada beberapa unsur golongan A yang tidak dicantumkan dalam tabel di atas, karena tidak umum dijumpai dalam pembahasan senyawa berikatan ionik. Unsur tersebut adalah:

  • Unsur-unsur yang dianggap sudah stabil, sehingga tidak membentuk ikatan ionik. contoh: seluruh unsur golongan VIII A (gas mulia).
  • Unsur-unsur non logam yang lebih cenderung berikatan kovalen. Contoh: karbon (C), silikon (Si), dll.
  • Unsur-unsur logam yang dapat membentuk ion positif, tetapi memiliki beberapa nilai bilangan oksidasi. Penamaannya akan mengikuti aturan penamaan senyawa redoks (dibahas dalam tutorial tersendiri). Contoh: timbal (Pb), timah (Sn), dll.

Contoh

Soal:
Tuliskan nama untuk senyawa-senyawa berikut: LiI, K3N, AlI3, dan BeF2!

Jawab:
LiI = Lithium iodida
K3N = Kalium nitrida
AlI3 = Aluminium iodida
BeF2 = Berilium fluorida

Ion Khusus

Ada ion yang tidak hanya terdiri dari satu atom (monoatomik), melainkan beberapa atom (poliatomik). Ion-ion ini memiliki nama khusus dan biasanya terdiri dari unsur-unsur nonlogam. Pembahasan ion-ion ini akan kita jumpai pada materi Asam-Basa. Karena sering digunakan bersama ion monoatomik, sebagai bahan perbandingan, berikut kami sajikan beberapa nama ion poliatomik.

Ion positif (kation)
IonNama
NH4+amonium
Ion negatif (anion)
IonNama
CN-sianida
NO3-nitrat
CH3COOH-asetat
SO42-sulfat
CO32-karbonat
PO43-posfat
Catatan:
Daftar lengkap nama ion-ion khusus dapat dilihat di buku pelajaran pada materi Asam-Basa.

Contoh

Soal:
Tuliskan nama untuk senyawa-senyawa berikut: LiNO3, K2SO4, NH4Cl, dan (NH4)2CO3!

Jawab:
LiNO3 = Lithium nitrat
K2SO4 = Kalium sulfat
NH4Cl = Amonium klorida
(NH4)2CO3 = Amonium karbonat





Catatan:
Mohon dimaklumi, jika materi dalam tutorial ini dirasa kurang lengkap dan menyeluruh.
Tutorial ini dibuat sebagai fitur bantuan bagi peserta dalam mengerjakan mata kuis di www.lagonlon.com.
Namun demikian, penyajian yang mudah dipahami merupakan tujuan utama kami.
Masukan dari anda, akan sangat membantu kami dalam melakukan perbaikan.
Terimakasih atas kunjungan anda.


Tuliskan komentar baru:
Nama :
Komentar :
  lagonlon  

Komentar (5)

1.
alan
(08/10/17 pukul 20:36:16)
maaf,maksud saya macam macam senyawa ionik

nugnug
(01/11/17 pukul 18:00:34)
Macam-macam senyawa ionik, silakan dicari lagi sendiri. Ada beberapa versi, tinggal pilih yang mana.

Untuk amannya, penggolongan biasanya dilakukan terhadap jenis ionnya (ion positif/kation dan ion negatif/anion).
Penggolongan ion bisa didasarkan dari unsur penyusunnya, apakah tunggal (monoatomik), atau terdiri dari beberapa unsur (poliatomik).

Berikut contoh penggolongan ion berdasarkan cara pemberian nama (tata nama).

Macam-macam ion

Kation monoatomik non logam
Contoh :H+asamberkaitan dengan tata nama asam/basa

Kation monoatomik logam utama
Contoh :Li+lithiumTerdiri dari logam-logam golongan utama (IA, IIA, dan IIIA).
penamaan ion sesuai nama unsurnya
Be2+berilium
Al3+alumunium

Kation monoatomik logam transisi
Contoh :Cu2+tembaga(II)Terdiri dari logam-logam golongan transisi.
memiliki muatan yang berbeda-beda.
Dalam penamaan ion, disertai dengan bilangan oksidasinya.
Fe2+besi(II)
Fe3+besi(III)

Kation poliatomik nonlogam
Contoh :NH4+amoniumpenamaan bersifat khusus (sisa basa).

Anion monoatomik nonlogam
Contoh :F--fluoridapenamaan menggunakan akhiran (-ida).
O2-oksida
N3-nitrida

Anion poliatomik nonlogam
Contoh :OH-hidroksidapenamaan bersifat khusus (sisa asam).
NO2-nitrit
NO3-nitrat
SO32-sulfit
SO42-sulfat


2.
alan
(08/10/17 pukul 20:34:26)
macam macam senyawa ionik

gerrsyah
(09/10/17 pukul 14:26:26)
Ionik itu logam + non logam senyawa logam gol. 1-4 gol non logam 5-7 A, yaudah tinggal masuk2in ch na muatan nya +1 dan cl muatannya -1, kali silang hasilnya netral, nah mereka membentuk senyawa ion karna terdiri dari senyawa logam dan non logam NaCl ch lain Kbr,lif, rbi mgcl2 dan lain2

nugnug
(01/11/17 pukul 16:52:43)
siip gersyah...!!

3.
arul
(13/02/16 pukul 20:07:27)
saya minta aturan tata nama senyawa ionik positif dan negatif

nugnug
(24/02/16 pukul 23:16:10)
maaf, sepertinya butuh artikel khusus untuk menampilkannya.

4.
yuni yeltrianda
(06/12/15 pukul 22:09:53)
cukup jelas

nugnug
(13/12/15 pukul 23:26:22)
siip..

5.
adhy
(22/10/15 pukul 20:51:03)
sangat bemanfaat

nugnug
(28/10/15 pukul 20:42:53)
siip,,



open your eyes, you will see nothing
open your mind, you will be confused
open your hearth, you will see

Pengunjung

1 2 4 8 8 1
www.lagonlon.com